Connect with us

Hi, what are you looking for?

Otakuverse

Features

Perjalanan Hajime Isayama & Attack On Titan!

Serial Attack on Titan sebelum bisa rilis ke pasaran dan setenar sekarang, Hajime Isayama selaku creator harus menempuh banyak perjuangan!

Serial Attack on Titan memang telah mengakhiri ceritanya dengan cara yang cukup mengejutkan. Sehingga hal ini menjadi salah satu hal yang trending di jagat media sosial pada tanggal 9 April hingga kemudian beberapa hari setelahnya. Selain karena memang memiliki cerita yang terbungkus rapi dan juga menarik. Serial ini juga telah menemani para penggemarnya dari 11 tahun sebelumnya.

Sehingga akhirnya Isayama selaku penulis dari serial ini telah memberikan sebuah ending yang menurutnya pantas. Dan membuat banyak penggemar senang, meski ada pula beberapa orang yang tidak menyukai ending tersebut. Namun pada akhirnya ending itulah yang Eren inginkan, dan semuanya menerima hal tersebut. Namun tahukah kalian bahwa sebagai sebuah serial, Attack on Titan tidak semerta-merta tumbuh langsung menjadi besar?

Dalam prosesnya serial tersebut berjuang, berkelana, tumbuh dan berkembang hingga akhirnya menjadi sebesar sekarang. Bahkan ada beberapa konflik yang sempat terjadi dalam proses masuknya serial ini ke penerbitan. Hingga akhirnya serial tersebut bisa berjuang dan menjadi besar seperti serial lainnya. Bahkan serial ini akhirnya juga bisa bertanding secara sportif di kancah industri anime dan memiliki basis penggemar yang cukup banyak. Berikut kisah perjalanan dari  Masterpiece karya Hajime Isayama!

Perjalanan Yang Tidak Mudah

image source: HTC.com

Awalnya Isayama menggambar sebanyak 65 halaman draft cerita pada tahun 2006. Saat itu dia pertama kali menawarkan ide cerita tersebut kepada penerbit Shonen Jump. Namun sayangnya mereka menerima ide dari Isayama dengan sebuah syarat bahwa harus ada yang dia rubah. Karena menurut Isayama hal itu tidak bisa dia lakukan karena menyangkut dengan prinsip dan ide cerita dari yang dia miliki. Akhirnya Isayama memutuskan untuk membatalkan niatnya untuk merilis serial tersebut ke Shonen Jump.

Akhirnya dia membawa ide tersebut ke Departemen Majalah Weekly Shonen di Kodansha. Karena tertarik dengan cerita yang dia bawakan. Mereka menyepakati tawaran tersebut tanpa syarat yang mengganggu ide kreatif dari Isayama. Pada akhirnya saat Isayama berusia 23 tahun. Tepatnya pada 9 April 2009, serial ini rilis untuk pertama kalinya. Lewat bagian cerita ini bisa kita simpulkan bahwa perjalanan serial satu ini memang tidak mudah sejak awal.

Inspirasi

image source: kodansha.us

Dengan menggunakan ide asli dari Isayama, akhirnya serial tersebut rilis dengan matang dan juga nyaman. Jadwal dari serial ini adalah satu minggu untuk storyboard, dan tiga minggu untuk visualisasi. Untuk ide gambarnya, Isayama mendapat referensi yang cukup banyak dari berbagai macam sumber. Salah satunya adalah saat dia menggambar Titan, Isayama memiliki referensi yang berasal dari sebuah buku yang membahas tentang ekspresi manusia.

Selain itu ada pula beberapa karakter yang akhirnya dia juga mendapatkan hal itu dari hal lain seperti seorang aktor, aktris, kawan dan lain-lain. Dalam pembuatan karakter Titan Eren dia menggunakan rujukan yang bernama Yoshin Okami. Hal ini juga berlaku pada beberapa orang lain. Selain itu untuk setting, Isayama menggunakan kampung halamannya sendiri sebagai bagian dari referensi setting serial tersebut.

  SUBSCRIBE US, CLICK:  

Laman: 1 2

Written By

seorang manusia yang kebetulan tinggal di Malang dan lulusan salah satu kampus di sana pula. Lahir di Lumajang dan anak pertama dari dua bersaudara. Meski menyukai banyak hal, terkadang ada juga yang tidak disukainya juga sebab itu adalah sifat alami manusianya. Salam kenal untuk para Pembaca dan selamat menikmati sajian tulisannya.

Kamu Mungkin Suka

Features

Tokyo Revengers, Touman memiliki berbagai anggota penting di dalamnya, termasuk anggota ini, yang di juluki sebagai Naga Kembar!

Features

Jujutsu Kaisen, Yuta Okkutsu adalah Penyihir Kelas Khusus, namun Yuta yang dulu tidak sekuat sekarang, lantas apa yang membuatnya berubah?

Features

Black Clover, Asta telah mengalahkan iblis kembar, tapi bagaimana nasib dari para Ksatria Sihir yang berhadapan dengan Dark Triad?

Features

Jujutsu Kaisen memiliki beberapa senjata yang sangat kuat dan mampu menghancurkan teknik kutukan dengan sangat mudah!